
Komitmen Tanpa Henti: Universitas Medika Suherman Perkuat Siklus Pengendalian Mutu Internal
Bekasi, Rabu 18 Februari 2026 – Bertempat di Bekasi, Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Universitas Medika Suherman (UMEDS) menyelenggarakan agenda koordinasi strategis mengenai Siklus Pengendalian Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan ini merupakan perwujudan visi institusi untuk menjadi universitas yang berintegritas, berdedikasi, entrepreneur, dan unggul. kegiatan ini di pimpin oleh Ketua LPMI UMEDS Amrulloh Ibnu Kholdun, SE., MM dan dihadiri oleh Wakil Rektor Mutu Pendidikan dan Prestasi Kemahasiswaan, Seluruh Gugus Kendali Mutu Fakultas, dan Seluruh Kepala Program Studi di Lingkungan Universitas Medika Suherman.
Urgensi Penjaminan Mutu bagi Institusi
Dalam pemaparannya, LPMI menekankan bahwa penjaminan mutu adalah pilar utama dalam memberikan garansi produk dan layanan kepada pelanggan, terutama mahasiswa. Beberapa target krusial yang ingin dicapai melalui penguatan mutu ini meliputi:
-
Akreditasi: Mencapai standar Akreditasi Internasional dan mempertahankan status UNGGUL secara Nasional
-
Kualitas Lulusan: Memastikan 100% kelulusan UKOM & OSCE, serta menjamin 100% keterserapan lulusan di dunia kerja.
-
Daya Saing: Meningkatkan reputasi institusi agar siap bersaing di era globalisasi dan digitalisasi
Ruang Lingkup dan Fokus Pengendalian
Koordinasi ini membedah berbagai aspek yang menjadi objek pengendalian mutu, di antaranya:
-
Bidang Akademik (Kurikulum): Mencakup evaluasi capaian pembelajaran, metode, penilaian hasil belajar, hingga sinkronisasi dengan dunia usaha dan industri (DUDI) melalui sistem teaching factory.
-
Bidang Non-Akademik (Sarana & Prasarana): Memastikan ketersediaan infrastruktur yang ramah bagi penyandang disabilitas serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang andal
-
Metodologi Evaluasi: Menggunakan pendekatan evaluasi yang sistematis dan analisis akar masalah (RCA – Root Cause Analysis) untuk memastikan setiap temuan dapat ditangani secara efektif.
Menjawab Tantangan Mutu
LPMI mengidentifikasi bahwa keberhasilan penjaminan mutu sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh sivitas akademika. Tantangan utama yang dihadapi meliputi pembangunan kesadaran (awareness), peningkatan motivasi dan komitmen, serta transparansi komunikasi terkait tindak lanjut hasil audit.
Dengan dilaksanakannya koordinasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang selaras dalam menjalankan siklus pengendalian mutu demi kemajuan Universitas Medika Suherman yang berkelanjutan.
Materi bisa di download di link berikut : https://drive.google.com/drive/folders/1Iu-9Zp8c_7rklXukk6RVsnC-kT1GQ0WS?usp=sharing